Alat dan Bahan untuk Plamir Tembok Beserta Rincian Cara Pembuatannya

  • Penulis Kolom
  • Jan 29, 2023

Tembok tidak bisa langsung dicat begitu saja setelah dilapisi oleh acian semen. Tembok harus dilapisi terlebih dahulu dengan menggunakan plamir. Bahan untuk plamir tembok harus disiapkan dengan benar agar tembok memiliki tekstur halus saat pengecatan.

Plamir tembok merupakan bagian dari tahapan finishing dalam proses pelapisan tembok. Proses ini berfungsi meratakan acian tembok yang bergelombang, menutupi retak rambut, dan membuat pengecatan berjalan maksimal.

Alat dan Bahan untuk Plamir Tembok

Jika ingin mengaplikasikan plamir ke tembok secara mandiri tanpa tukang, penting untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan. Peralatan yang diperlukan untuk pembuatan plamir tidak banyak dan cukup sederhana. Berikut adalah rincian peralatan yang harus disiapkan:

  • Plamir tidak akan menempel dengan maksimal jika tembok tidak dalam kondisi bersih. Menggosok dinding dengan amplas bisa mengelupas lapisan kotor. Amplas juga dipakai saat plamir sudah mengering.
  • Ember atau wadah lainnya. Karena campuran bahan plamir nantinya cukup banyak, siapkanlah wadah yang berukuran agak besar dan kecil.
  • Kape plastik atau kape gagang kayu. Benda ini nantinya akan berfungsi untuk mengaplikasikan plamir pada tembok.
  • Tongkat atau sekop kecil untuk mengaduk campuran bahan.
  • Kain basah. Gunanya untuk menutup ember, tujuannya untuk mencegah adonan plamir cepat kering setelah dibuat.

Bahan-bahan pembuatan plamir semuanya tersedia di toko bangunan. Jika ingin mengaplikasikan plamir sendiri namun bingung harus membeli berapa banyak bahan, pembeli bisa bertanya pada penjual terlebih dahulu untuk perkiraannya. Umumnya plamir sendiri terbuat dari bahan-bahan ini:

  • Semen putih yang memiliki kualitas tinggi dan bagus.
  • Kapur khusus untuk bangunan atau kalsium/kalsit yang memiliki warna putih. Jangan memilih kapur/kalsit yang berwarna buram apalagi jika catnya akan berwarna cerah. Warna kapur/kalsit sangat mempengaruhi warna cat tembok.
  • Super cement secukupnya.
  • Lem kayu yang juga berwarna putih.
  • Air bersih dalam jumlah banyak.

Cara Membuat Bahan Campuran Plamir Agar Memiliki Konsistensi yang Baik

Karena plamir merupakan tahapan finishing yang berfungsi meng-cover tekstur tidak rata dan retakan-retakan kecil, konsistensi bahan harus diperhatikan. Bahan untuk plamir tembok tidak boleh terlalu kental ataupun terlalu encer. Berikut takaran bahan plamir yang dianjurkan:

  • Masukkan super cement sebanyak 0,5 kg ke dalam wadah berukuran besar.
  • Tuangkanlah air bersih sebanyak 20 liter ke dalam wadah yang berisi super cement tersebut. Aduklah sampai air dan super cement tercampur dengan merata.
  • Takarlah semen putih sebanyak 1 kg, kemudian kapur atau kalsit sebanyak 2 kg. Campurkanlah terlebih dahulu keduanya di wadah yang terpisah dengan super cement.
  • Jika semen putih dan kapur sudah tercampur merata, barulah masukan bahan tersebut ke ember yang berisi air dan super cement.
  • Di ember yang terpisah, campur dan aduklah sampai merata lem kayu sebanyak 1 kg dengan 3 liter air. Jika sudah merata, baru campurkan pada bahan-bahan lainnya.
  • Aduklah semua adonan sampai merata. Setelah ini plamir sudah bisa diaplikasikan menggunakan kape.
  • Agar plamir menempel dengan baik pada tembok, amplaslah terlebih dahulu tembok untuk membersihkannya dari kotoran. Tutuplah campuran bahan menggunakan kain basah agar bahan tidak cepat mengering.
  • Jika plamir yang diaplikasikan pada tembok sudah kering dan mengeras, sebelum mengecat, amplaslah plamir untuk pengecatan yang lebih maksimal.

Demikianlah pembahasan mengenai daftar alat dan bahan untuk plamir tembok serta rincian cara membuat adonan bahannya. Dengan mengetahui takaran yang tepat, proses melapisi tembok dengan plamir dapat dilakukan secara mandiri tanpa bantuan dari tukang bangunan.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews

Related Post :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *